Pilihan +INDEKS
Pulang ke Kampung Tradisi Tahun Depan Direncanakan di Lampung
BANTEN (Sunting.co.id) - Jika tidak ada aral melintang, Pulang ke Kampung Tradisi tahun depan dilaksanakan di Provinsi Lampung. Keputusan ini keluar berdasarkan kesepakatan bersama Penyair Perempuan Indonesia (PPI) dalam rapat besar PPI, malam sebelum menjelajahi Kampung Baduy, Jumat (28/7/2023).
Diskusi santai tentang kegiatan PPI ke depan ini dipimpin langsung oleh Ketua PPI Kunni Masrohanti di penginapan Saung Lentera Ciboleger atau di kawasan Baduy luar. Meski sudah disepakati Lampung sebagai lokasi pilihan, tapi tetap melihat kemungkinan-kemungkinan setelah dilakukan survey. Di Lampung tahun depan, kegiatan tersebut akan dikoordinatori oleh penyair perempuan asal Lampung, Jauza Imani.
Diskusi santai malam itu merupakan refleksi bagi PPI sendiri dan memang selalu dilakukan setahun sekali atau setiap Pulang ke Kampung Tradisi dilaksanakan.
"PPI itu keluarga besar. Anggotanya ada 80 orang lebih yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Karena kami berjauhan, maka banyak yang belum pernah bertemu langsung sama sekali. Selama ini hanya di grup Whatsapp. Maka Pulang ke Kampung Tradisi ini menjadi momen silaturahmi dan membicarakan banyak hal, termasuk kondisi penyair perempuan di daerah masing-masing serta kegiatan PPI sendiri," jelas Kunni.
Pada kesempatan itu Kunni menegaskan akan mengevaluasi keaktifan seluruh anggota PPI dalam mengikuti berbagai kegiatan PPI khususnya Pulang ke Kampung Tradisi yang berakhir dengan karya.
"Banyak anggota PPI yang belum pernah mengikuti kegiatan Pulang ke Kampung Tradisi, padahal ke Baduy ini yang ketiga. Oke, mungkin tidak sempat dan keterbatasan biaya, tapi kita juga memberi kesempatan kepada yang tidak bisa ikut untuk turut menulis puisi. Kita juga ada kegiatan menulis puisi dengan tema umum, tapi tidak juga ikut serta. Contohnya pada buku kedua berjudul Temanten. Saya tegaskan, PPI lahir bukan sebagai komunitas biasa, ruhnya tradisi dan perempuan, harus ada karya bersama. Gembira, happy, jalan-jalan, oke. Tapi ujungnya karya. Ya karya inilah yang bisa dipersembahkan untuk bangsa dari kita sebagai penyair dengan rumah besar PPI. Berani bergabung di PPI, berani bertanggungjawab untuk berkarya bersama. Ini menjadi catatan kami dan akan kami evaluasi," tegas Kunni malam itu.
Pada malam itu juga disepakati bahwa yang menulis puisi tentang Baduy hanya untuk mereka yang ikut Pulang ke Kampung Tradisi Baduy. Sedangkan untuk yang tidak ikut, kata Kunni, tetap akan diberikan ruang dan kesempatan untuk berkarya seluas-luasnya dengan tema yang berbeda.(*)
[ Ikuti Sunting.co.id ]
Berita Lainnya +INDEKS
Hadiri Diskusi Kebudayaan, Kepala Balai Bahasa Riau Ajak Rumah Sunting Berkolaborasi
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Dr. Umi Kulsum,.
Rumah Sunting Ajak Generasi Muda Bicarakan Tradisi Turun Mandi
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Malam ini, Sabtu (25/1/2026), pukul 20.00 WIB, Kom.
Jelang Puncak HPN 2026, Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya
BANTEN (Sunting.co.id) - Menjelang puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahu.
Menuju Perayaan HPN, PWI dan Mahkamah Agung Sepakat Bangun Sinergi Edukasi Hukum
JAKARTA (Sunting.co.id) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Mahkamah .
Grand Opening, Kopi Kopan Dibanjiri Pengunjung dari Berbagai Kalangan
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Grand opening Kopi Kopan yang berlokasi di Ja.
PWI Pusat Gelar Sosialisasi Anugerah Kebudayaan 2026, Diumumkan di HPN Banten
JAKARTA (Sunting.co.id) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar S.







