Pilihan +INDEKS
Gabungan Komunitas Tanam Pohon di Tepian Sungai Subayang
KAMPAR (Sunting.co.id) – Sempena peringatan HUT RI ke-76 tahun 2021, beberapa komunitas melakukan penanaman pohon di pinggir Sungai Subayang, Desa Padang Sawah, Selasa pagi (17/8/2021).
Jenis pohon yang ditanam adalah jati, mahoni dan pulai. Adapun komunitas yang tergabung antara lain, AmBHAnG, Trabas Padang Sawah, KKN UNRI, Papala Padang Sawah dan Pemerintahan Desa Kenegerian Padang Sawah.
“Penanaman pohon ini kami lakukan untuk mengantisipasi abrasi yang terjadi di Sungai Subayang,'' kata Eko Prasetyo (21) selaku Koordinator KKN UNRI 2021, Desa Sungai Liti.
Pandemi saat ini tidak menghalangi komunitas-komunitas ini untuk melakukan hal-hal positif, terkhusus di hari kemerdekaan RI.
“Walau dalam suasana pandemi, namun semangat kami untuk menyambut hari kemerdekaan tidak kendor. Kami mencoba meneduhkan tepian Subayang dengan menanam pohon,'' kata Hasrul zani (30) selaku Ketua Papala Padang Sawah.
Harapan lain dengan kegiatan ini juga disampaikan peserta aksi tanam pohon tersebut.
“Kami berharap pohon yang kami tanam ini tumbuh dengan subur, memberikan manfaat kepada masyarakat untuk berteduh sambil memancing ikan di Sungai Subayang,'' harap Refly Wahyudi (23), selaku ketua Komunitas AmBHAnG.
Hal senada juga diungkapkan Zoni Putra (25) anggota Trabas Padang Sawah yang terlibat langsung dalam aksi tersebut.
“Kami sangat semangat dan antusias untuk bisa bergabung dalam kegiatan ini. Kami memang fokus melaksanakan kegiatan seperti ini di desa-desa yang punya lahan kosong tapi dibiarkan saja. Nah, sekarang kebetulan di kampung dan ditambah lagi momennya hari kemerdekaan, jadi rasa nasionalis dan kecintaan lingkungan itu menjadi satu,'' ' jelas Zori.
Di tempat terpisah, Sunting.co.id menemui perwakilan pemerintah Desa Kenegerian Padang Sawah Ilham Riko (24), selaku sekdes ( sekretaris desa). Riko sangat mendukung kegiatan tersebut.
''Kami sangat mendukung apa yang dilaksanakan oleh gabungan komunitas ini dengan menanam pohon di pinggir Sungai Subayang, supaya lebih indah dan teduh,'' ujar sekdes yang masih muda ini.(Kmn)
[ Ikuti Sunting.co.id ]
Berita Lainnya +INDEKS
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) me.
FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla, Gelar Diskusi dan Media Briefing
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Hingga Oktober 2026, wilayah Riau masih dihadapk.
Walhi Gelar Diskusi Publik: Tiga Dekade Karhutla Riau yang Tak Bermuara
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Tiga dekade sudah bencana kebakaran hutan dan lahan .
Deklarasikan Kaukus Parlemen Hijau, Koalisi Masyarakat Sipil Sambangi DPRD Riau
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Riau yang melingkup.
Tambang PT BPP Semakin Masif, Masyarakat Batu Ampar dan Selensen Sampaikan Lima Tuntutan
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Masyarakat Selensen dan Batu Ampar, Kecamatan Kemuni.
Anak Gajah Jantan yang Baru Lahir di Tesso Nilo diberi Nama Ganesha
PELALAWAN (Sunting.co.id) - Kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN),.







