Pilihan +INDEKS
Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Tepat di Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2021, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau menggelar diskusi lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor WALHI Jalan Belimbing itu mengusung tema tentang Lingkungan Hidup dan Pemuda.
Diskusi ini menghadirkan dua pembicara yang kedua-duanya merupakan Dewan Daerah WALHI Riau periode 2021-2025. Pertama, Kunni Masrohanti satu-satunya Dewan Daerah perempuan yang berbicara tentang 'Gerakan Kebudayaan dan Penyelamatan Lingkungan Hidup Dalam Persepektif Anak Muda'. Sedang pembicara kedua, yakni, Agus Tri Nurhuda yang berbicara tentang 'Anak Muda dan Perubahan Iklim'.
Pada kesempatan itu, keduanya mengajak anak muda lebih peduli dengan berbagai petlrsoalan lingkungan. Apalagi yang hadir memang perwakilan konunitas dan para peguat alam dan lingkungan di Pekanbaru.
''Karena saya berbicara atas nama DD dan LPE Riau, saya mengajak anak-anak muda yang hobi berwisata tapi bagaimana tetap bisa melestarikan alam dan lingkungan. Ini tanggungjawab bersama, termasuk anak-anak muda, karena pengunjung atau pengelola wisata ini anak-anak muda semua,'' kata Kunni selaku salah satu pendiri dan pengurus Laskar Penggiat Ekowisata (LPE) Riau yang merupakan anggota lembaga WALHI.
Sementara itu, Agus yang merupakan Ketua Mapala Wanapalhi dan salah satu anggota lembaga WALHI, membeberkan tentang bagaimana giat kaum muda dalam bergerak di bidang lingkungan. Ia juga menjelaskan bagaimana perubahan iklim terjadi karena kerusakan lingkungan.
''Gerakan-gerakan anak muda ini harus pro dengan lingkungan, peduli dengan persoalan-persoalan lingkungan,'' katanya.
Sertijab
Kegiatan diskusi tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan serah terima jabatan dari Direktur WALHI yang lama Riko Kurniawan kepada Direktur baru Boy Jerry Even Sembiring dan dari Dewan Daerah lama ke Dewan Daerah baru. Settijab ditandai dengan penyerahan kenang-kenangan dan sambutan.
Selain Riko dan Boy yang menyampaikan sambutam, DD lama dan baru juga menyampaikan sambutan. Bahkan beberapa rekan turut menyampaikan kesan pesan seperti Koordinator Jikalahari Made Ali, Datuk Tarleli dan LAM Riau dan beberapa lainnya.
''Terimakasih kepada Bang Riko yang banyak memberikan pengalaman dan pengajaran melalui sikap tegasnya yang tak kenal kompromi jika berbicara tentang lingkungan. Semua jadi panutan bagi kami,'' kata Boy. (*)
[ Ikuti Sunting.co.id ]
Berita Lainnya +INDEKS
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) me.
FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla, Gelar Diskusi dan Media Briefing
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Hingga Oktober 2026, wilayah Riau masih dihadapk.
Walhi Gelar Diskusi Publik: Tiga Dekade Karhutla Riau yang Tak Bermuara
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Tiga dekade sudah bencana kebakaran hutan dan lahan .
Deklarasikan Kaukus Parlemen Hijau, Koalisi Masyarakat Sipil Sambangi DPRD Riau
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Riau yang melingkup.
Tambang PT BPP Semakin Masif, Masyarakat Batu Ampar dan Selensen Sampaikan Lima Tuntutan
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Masyarakat Selensen dan Batu Ampar, Kecamatan Kemuni.
Anak Gajah Jantan yang Baru Lahir di Tesso Nilo diberi Nama Ganesha
PELALAWAN (Sunting.co.id) - Kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN),.







