Pilihan +INDEKS
PPI Persembahkan ‘’Sebait Puisi untuk Kartini’’, Dihadiri Penyair Antar Negara
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Penyair Perempuan Indonesia (PPI) menggelar kegiatan dengan judul ‘’Sebait Puisi untuk Kartini’’, Senin (21/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting sempena peringatan Hari Kartini tahun 2026. Selain penyair yang bergabung di PPI, kegiatan ini juga terbuka untuk umum. Bahkan PPI menghadirkan penyair antar negara.
Pemantik antar negara tersebut yakni, Sosonjan A Khan dari Brunei Darussalam, Rohaidah Yon dari Malaysia, Heti Palestina Yunani dari Indonesia, Hartinah Ahmad dari Singapura dan Karensa D dari Australia.
Ketua PPI, Kunni Masrohanti, menyebutkan, kegiatan tersebut selain sebagai upaya silaturahmi penyair antar negara, juga sebagai refleksi diri bagi para perempuan khususnya penyair perempuan dalam mengisi dan meneruskan perjuangan dan cita-cita Kartini.
‘’Masing-masing orang memiliki cara untuk berjuang, memiliki upaya yang berbeda untuk mengisi kemerdekaan atau melanjutkan perjuangan Kartini agar tidak sia-saia, maka inilah salah satu upaya yang dilakukan PPI. ‘’Sebait Puisi untuk Kartini’’ sebagai simbol keutuhan Indonesia dalam satu nafas perjuangan Kartini yang harus terus dilanjutkan,’’ kata Kunni.
Pemantik, selain menyampaikan pemikiran dan gagasan-gagasan tentang giat para Kartini hari ini, juga membacakan puisi. Diskusi dipandu oleh PPI Ayu Yulia Djohan. Dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh penyair perempuan Indonesia dari Sabang sampai Merauke sebagai pertanda akhir dari kegiatan,
Para penyair perempuan yang turut membacakan puisi antara lain, Chie Setiawati (Kuningan), Hening Wicara (Riau), Retno Indarsih Soerono (Bekasi), Resti Nurfaidah (Bandung), Mintarsih (Lampung), Jauza Imani (Lampung), Sriningsih Hutomo (Kaltim), Dewi Ningsih (Riau), Rissa Churria (Bekasi), Ule Ceni (Sumbawa), Zuliana Ibrahim (Aceh), Darmawati Mustaqim (Sulsel) dan Devie Matahari (Aceh). (*)
[ Ikuti Sunting.co.id ]
Berita Lainnya +INDEKS
Hadiri Nongkah di Rumah Sunting, Kepala Balai Bahasa Riau: Generasi Muda Jangan Malu Berbahasa Ibu
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum, S.S.
Umi Kulsum: Bahasa Daerah Menghadapi Ancaman Kepunahan yang Serius, Revitalisasi Terus Digalakkan
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Umi Kulsum M.Hu.
Peringati Hari Bahasa Ibu Internasional, Balai Bahasa Riau Laksanakan Gelar Wicara
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) se.
Membaca Cindy Neo dan Buku Puisinya Dalam Sunyi, Aku Pulang
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Namanya Cindy Neo. Bukan nama sebenarnya. Dia adalah.
Terbitkan Buku Antologi Puisi Bencana, Komunitas Seni Kuflet Terus Bersiap
SUMBAR (Sunting.co.id) - Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang tengah mematangkan.
Gagal Pulang ke Takengon, Fikar W Eda dan Penyair Riau Gelar Doa Puisi Bersama
PEKANBARU (Sunting.co,id) - Penyair asal tanah Gayo, Takengon, Aceh, Fikar W Eda.







