Pilihan +INDEKS
Perupa ASERI Sketsa Masjid Jamik
KAMPAR (Sunting.co.id) - Beberapa perupa yang tergabung dalam Asosiasi Seniman Riau (Aseri) atau Perupa ASERI, menyeketsa bersama, Sabtu (26/2/22). Objek sketsa yang dipilih adalah Masjid Jamik, Kabupaten Kampar.
Salah seorang peserta sketsa, Furqon Elwe, kartunis dan juga Bendahara Umum ASERI ini, mengatakan, giat ini terlaksana dari pemikirian dan keinginan bersama.
''Awalnya kumpul-kumpul dengan teman-teman perupa yang ada di ASERI. Kemudian ada ide mau menyeketsa bersama, ya sudah, berangkat,'' kata Furqon.
Selain Furqon ada dua perupa lainnya, yakni, Eko Fazra dan Ahmad ''Bens'' Joniaman.
Masjid Jamik dipilih sebagai objek sketsa karena ini masjid bersejarah, masjid tertua di Kabupaten Kampar. Lokasi persisnya berada di desa Tanjung Berulak, Pasar Usang, Kecamatan Kampar. Berjarak sekitar 13 km dari Bangkinang, Ibu kota Kabupaten Kampar dan 52 km dari Kota Pekanbaru.
Dalam Wikipedia tercatat, Masjid Jamik ini dibangun pada tahun 1901 M atas prakarsa seorang ulama bernama Engku Mudo Songkal. Panitia pembangunannya disebut dengan “Ninik Mamak Nan Dua Belas” yaitu para ninik-mamak dari berbagai suku yang ada di seluruh kampung. Tahun 1904 masjid ini selesai dibangun dan diresmikan oleh seluruh masyarakat Air Tiris dengan menyembelih 10 ekor kerbau.
Majid ini juga unik. Di luar masjid terdapat bak air yang di dalamnya terendam batu besar, mirip kepala kerbau. Konon, batu tersebut berpindah tempat pada waktu-waktu tanpa ada yang memindahkannya.
Arsitektur masjid ini menunjukkan adanya perpaduan gaya arsitektur Melayu dan Cina, dengan atap berbentuk limas. Seluruh bagian bangunan terbuat dari kayu, tanpa menggunakan besi, termasuk paku. Pada dinding bangunan, terdapat ornamen ukiran yang mirip dengan ukiran yang terdapat di dalam masjid di Pahang, Malaysia.
''Sejarah dan keunikan serta bentuk arsitektur Masjid Jamik yang menarik, inilah yang membuat kami memilih masjid ini sebagai objek sketsa,'' kata Furqon.(*)
[ Ikuti Sunting.co.id ]
Berita Lainnya +INDEKS
Amakku Subayang, Subayang Amakku: Teater di Tepian Sungai, Mengingat Turun Mandi dan Luka Subayang
KAMPARKIRIHULU (Sunting.co.id) - Komunitas Seni Budaya (KSB) Rumah Sunting bersama Meneroka Indon.
KSB Rumah Sunting Gelar Festival Seni Konservasi 2026, Bertabur Hadiah dan Aksi Seni
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Awal tri wulan kedua tahun 2026, Komunitas Seni Bu.
Rumah Sunting Persembahkan Teater ‘’Tesso Nilo’’ di Festival Seni Konservasi 2026
PEKANBARU (Sunting.co.id) – Setelah fokus dengan teater terjudul Datuk Pagar d.
Cinepelan Hadirkan Tiga Film Pendek, Kunni Kupas Dari Sisi Perempuan, Ekologi dan Budaya
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Komunitas Cinepelan bersama Nonblok Ekosistem mengge.
Teater Taksudah-sudah Pentaskan Pasar Baru, Disutradarai Perempuan Muda
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Teater Taksudah-su.
Meriahkan HUT Ke-14, DPW Partai Nasdem Riau Hadirkan Panggung Restorasi Spesial
PEKANBARU (Sunting.co.id) - Panggung Restorasi adalah panggung seni ala Partai N.







