Donasi Buku dan Baca Puisi Warnai Tadarus Puisi di MTsN2 Pekanbaru

Kamis, 14 April 2022

Founder of Rumah Sunting Kunni Masrohanti menyerahkan buku bacaan kepada Kepala Sekolah MTsN2 Pekanbaru Fitrisma Rais M.Pd, Rabu (13/4/2022).

PEKANBARU (Sunting.co.id) - Rabu (13/4/2022), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pekanbaru bersama Komunitas Seni Rumah Sunting  menggelar Tadarus Puisi. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan. Di antaranya, penyerahan buku dan pembacaan puisi oleh segenap seniman dan penyair muda Pekanbaru.  

Kepala Sekolah (Kepsek) MTsN2 Fitrisma Rais MP.d, mengatakan, kegitan Tadarus Puisi bahkan kegiatan-keiatan sastra lainnya belum pernah dilaksanakan di sekolah tersebut. Sebagai Kepsek yang baru bertugas di sekolah ini sejak tiga bulan lalu, iapun mengadakan kegiatan lierasi bersama bersama Rumah Sunting dalam bentuk Tadarus Puisi.

''Terimakasih kepada Komunitas Seni Rumah Sunting yang hadir dan memboyong penyair-penyair Riau, khususnya penyair muda ke sekolah kami. Ditambah pula dengan donasi buku untuk sekolah kami. Sebelumnya belum pernah ada kegiatan seperti ini di sini. Dengan hadirnya para seniman dan penyair, ini menjadi hal baru, pengalaman baru bagi kami, baik guru maupun para siswa,'' katanya.

Sementara, Pendiri Rumah Sunting sekaligus pembina komunitas ini, Kunni Masrohanti, menjelaskan, kegiatan Literasi Puisi memang menjadi agenda setiap Ramadan yang dibungkus dalam Tadarus Puisi. Tahun lalu dilaksanakan di Kabupaten Kampar. Sedang tahun ini akan diaksanakan di beberapa titik.

''Istilah Tadarus Puisi ini sudah kami gunakan sejak lama, sudah berahun-tahun karena Tadarus Puisi ini agenda tahunan Rumah Sunting. Berpindah-pindah dari satu tempat ke empat lain, dari satu kabupaten ke kabupaten lain. Tahun ini insyaallah di beberapa titik dan di MTsN ini yang pertama. Tahun lalu kami fokus di Kampar,. Setelah MTsN ini, kami menuju Pesantren Annizham di Gunung Sahilan, Kampar, sebagai lokasi kedua,'' kata Kunni.
    Dijelaskan Kunni, Tadarus Puisi ini merupakan salah satu cara mengenal,  menggali dan memahami karya puisi (literasi puisi, red) khususnya puisi-puisi islami karya penyair-penyair Islam Indonesia dan Dunia. Di antaranya, Jalaluddin Rumi, Robiah Al Adawiyah, Abdul Hadi WM, Taufik Ismail dan masih banyak lainnya.
   Saat pembukaan ini, Kunni juga memperkenalkan para penyair muda yang dibawanya. Ada Mulyati Umar (penyair, penulis dan Kepsek SDN 144 Pekanbau), Awi Anjung (penyair dan pimpinan Komunitas Kesara), Setjangkir Berlian (penyair dan juga Kepsek Alam Al Husna), dan Miftah Kuala (penyair, pemantun dan pimpinan Komunita Kuala Aksara).

Kunni juga menyerahkan 10 buku bacaan kepada sekolah tersebut. Donasi buku ini juga merupakan  program rutin Rumah Sunting.

Sore itu, kegiatan diawali dengan pembukan yang dilaksanakan di masjid MTsN2, dilanjutkan dengan Literasi Puisi dengan membagi puluhan siswa menjadi tiga kelompok dengan dua pendamping setiap kelompok. Setelah Literasi Puisi yang menggunakan sudut-sudut halaman sekolah sebagai ruang berbagi, dilanjutkan dengan membaca puisi  di panggung utama halaman sekolah tersebut.
     ''Tadarus Puisi ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan Literasi Puisi, baca puisi bergantian oleh penyir, kepsek, guru, siswa dan diakhiri dengan buka bersama. Terimakasih  kepada MTsN2 yang luar biasa, dan terimakasih kepada seluruh penyair yang hadir,'' kata Siti Salmah Koordinator Tadarus Puisi tahun ini yang juga FounderOf Salmah Creative Writing (SCW).(*)