Ribuan Warga Siak Tumpah Ruah Hadiri Semarak Budaya 2026

Senin, 22 Juni 2026

Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari S.Kom, M.M dan Bupati Siak Dr Afni Zulkifli, S.A.P, M.Si beserta Forkopimda, Ketua Panitia Penyelenggara Kunni Masrohanti foto bersama talent di Panggung Semarak Budaya 2026, Sabtu (20/6/2026). FOTI IST

SIAK (Sunting.co.id) – Ribuan warga Siak menunggu dengan semangat puncak pelaksanaan Semarak Budaya 2026 Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) Riau yang mengnusung tema ‘’Junjung Budaya Negeri Istana’’, Sabtu malam (20/6/2026) di Panggung Siak Bermadah depan Istana Siak, Kabupaten Siak Sri Indrapura. 

Sejak sore, masyarakat berduyun-duyung datang ke lapangan terbuka di depan Panggung Siak Bermadah, tempat dilaksanakannya festival tersebut. Tepat azan isya usai berkumandang, lokasi itu makin padat. Masyarakat tumpah ruah hingga ke tepi-tepi jalan. Mereka datang dari Kota Siak dan kecamatan-kecamatan sekitar, seperti Mempura, Bunga Raya, Sabak Auh, Tualang, Perawang dan lain sebagainya. 

Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila, S.Kom, M.M, Bupati Siak Dr Afni Zulkifli S.A.P, M.Si beserta Tuan Suami, tim UNDP Swiss Ms. DanielaFabel Glass, Ms. Violetta Ruppaner, Mr, Guilano Ripari, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, S.Ag, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar S.H,S .I.K, M.H, dan unsur Forkopimda lainnya serta ketua panitia penyelenggara Kunni Masrohanti serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, memasuki laman Panggung Siak Bermadah. 

Gemuruh kompang persembahan Balairung Sri dari Kecamatan Siak mengiringi langkah kaki mereka dan terhenti ketika dua datuk menyambut dengan silat, beberapa langkah dari tenda para tamu. Di seluruh sisi dua tenda berukuran 4x6 itu telah duduk dengan rapi ribuan masyarakat Siak hingga ke lapangan paling belakang. 

Di sisi kanan kiri panggung pula, penuh sesak oleh ratusan talent yang siap tampil heboh menghibur masyarakat Siak. Acara kian terasa agung ketika dara-dara muda menghulurkan sirih sebagai ungkap selamat datang untuk para tamu melalui Tari Persembahan oleh Sanggar Tasik Seminai. 

‘’Semarak Budaya 2026 Festival Seni Budaya Melayu Riau yang mengusung tema Junjung Budaya Negeri Istana ini tidak akan terjadi di Siak jika tidak karena kehangatan hati serta perhatian besar Ibu Dr Karmila Sari yang saat ini sebagai anggota Komisi X DPR RI. Tidak akan wujud juga di tempat ini saat ini, kalau tidak karena keterbukaan dan sambutan hangat Bupati Siak Ibu Dr Afni Zulkifli serta seluruh masyarakat Siak. Kita semua berharap agar tahun depan kegiatan ini bisa terlaksana lebih semarak lagi di Kota Siak. Apakah kita semua sepakat?,’’ teriak Kunni di awal laporan kegiatan yang ia sampaikan malam itu. 

Otomatis, seluruh masyarakat menjawab dengan teriakan sepakat pula. Kunni menyampaikan, ada 13 pertunjukan yang hadir di panggung Siak Bermadah malam itu. Tidak hanya dari Kecamatan Siak atau kabupaten Siak saja, tapi juga dari kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Siak, bahkan dari kabupaten dan provinsi lain. 

‘’Semarak Budaya hadir bukan hanya semata memeriahkan atau melestarikan kebudayaan di Negeri Istana ini, tapi juga menjaga potensi yang ada agar bertumbuh dengan kuat serta muncul proses pewarisan dari orang tua kepada generasi muda. seperti para penabuh kompang yang ada di hadapan kita saat ini. Selain tari, akan hadir juga pertunjukan teater, musikalisasi puisi, pembacaan puisi, monolog mini, sastra lisan seperti syair dan batimang, silat serta kompang sebagaimana yang sudah kita lihat di awal penyambutan, serta akan ditutup oleh grup musik OMOK,’’ kata Kunni lagi. 

Bupati Siak, Dr Afni Zulkifli yang malam itu mengenakan pakaian melayu lengkap warna kuning muda, bersongket tenun serta selempang, terlihat anggun, terlebih saat melintasi karpet merah yang menjadi penghubung antara tenda tempat duduk para tamu dan panggung Siak Bermadah. Ia memberi salam kepada seluruh tamu dan masyarakat serta melambaikan tangan dengan senyum ramah. 

‘’Alhamdulillah, kami dengan bangga bersama Rumah Sunting binaan Kak Kunni Masrohanti, kegiatan ini bisa kita wujudkan. Tidak perlu berwemah-mewah, dengan sederhana, tapi melihat wajah senang dan bahagia masyarakat Siak pada malam hari ini, kita semua senang. Terimakasih atas bantuan Kak Karmila sehingga acara ini bisa terlaksanakan di Siak tercinta. Hadir juga Wakil Bupati, unsur Forkopimda Siak, tamu dari Swiss yang datang bukan untuk kunjungan yang biasa tapi untuk Siak, serta cerdik pandai, alim ulama dan seluruh masyarakat Siak yang kami cintai. Insyaallah, apapun keadaannya kita akan buat Siak yang hebat bermartabat berkarakter berbudaya Melayu dengan berbasis ekonomi,’’ kata Bupati. 

Sang penyebab terjadinya Semarak Budaya 2026 di Kabupaten Siak, anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, terlihat selalu tersenyum Bahagia. Senyumnya yang hangat, semakin lembut oleh balutan busana Melayu warna coklat muda, Ia datang dari Jakarta ke Kota Pekanbaru dan langsung menuju Kabupaten Siak, lalu hadir dan berjalan anggun menuju panggung dengan tabuhan kompang anak-anak remaja dalam sambutan hangat pemerintah dan ribuan masyarakat Siak.

 ‘’Saya Selaku anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar Dapil Riau I. Salah satu Dapil Saya adalah Kabupaten Siak. Saya memang dari Rokan Hilir, tapi Siak adalah bagian dari Dapil Saya, maka Saya memilih untuk menyelenggarakan Semarak Budaya ini di Siak. Jadi, Kementerian Kebudayaan ini harus terus memberikan semangat, harus terus membiasakan budaya ini bukan hanya untuk kita, tapi juga bagi generasi muda. Semoga ini menjadi meomentum bagi kita sebagai warga negara Indonesia untuk meneruskan nilai-nilai budaya warisan leluhur, bukan hanya karena pemikiran atau kebiasaan tapi itu falsafah yang bisa kita fahami agar kita menjadi manusia yang semakin beradab, beretika dan saling menghormati,’’ kata perempuan politikus muda asal Rohil tersebut. 

Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB ittu berakhir pukul 23.00 WIB di bawah komando Ilham Noviandi dan Asri Novita sebagai pembawa acara. Bupati Siak bukan hanya menyaksikan berjalannya acara dari awal hingga akhir dengan seksama, tapi turut menyumbangkan suaranya di akhir acara dengan melantunkan lagu Lemak Manis.(*) 

Inilah nama-nama sanggar/komunitas penampil dalam Siak Bermadah 2026 Festival Seni Budaya Melayu Riau ‘’Junjung Budaya Negeri Istana’’: 

1. Balairung Sri, Kecamatan Siak (Kompang dan Silat) 

2. Sanggar Lembayung, Kecamatan Sabak Auh (Musikalisasi Puisi) 

3. Sanggar Mahligai, Kecamatan Siak (Tari Zapin Siak) 

4. Muhammad Ade Putra, Yogyakarta (Monolog Mini Amakku Subayang, Subayang Amakku) 

5. Batimang Art, Kampar Kiri (Batimang tampil secara kolaborasi dengan Muhammad Ade Putra) 

6.  Sanggar Mahkota Genjah Gemilang, Kecamatan Bunga Raya (Tari Lenggok Payung Dara) 

7. Arbi Tanjung, Pasaman Sumbar (Pembacaan Puisi Sejarah) 

8. Sanggar Abisatya, Kecamatan Siak (Tari Kreasi Dara Menenun) 

9. Sanggar Sekayuh Sehati, Kecamatan Mempura (Pembacaan Syair dan Kompang Remaja) 

10. Komunitas Seni Budaya, Kampar Kiri Hulu (Sastra Lisan Inang Majapuik Padi dan Silat Bungo) 

11. Komunitas Seni Budaya Rumah Sunting, Pekanbaru (Teater berjudul Tetsso Nilo) 

12. Grup OMOK, Kecamatan Siak (Musik Orkes Melayu) 

13. Sanggar Tasik Seminai, Kecamatan Siak (Tari Persembahan)